CEO PT. Daimler Commercial Vehicles Indonesia, Jung Woo Park menyebut, bus Mercedes-Benz O 500 RS 1836 memiliki spesifikasi khusus untuk pasar Indonesia yang tidak ditemukan di negara lain. “Kami sangat berterima kasih pada PO. SAN, khususnya kepada bapak Kurnia Lesani Adnan yang telah memberikan banyak masukan tentang bagaimana seharusnya yang kami lakukan, bagaimana produk bus yang cocok untuk Indonesia,” ujarnya dalam peresmian armada baru PO. SAN di Bengkulu, Minggu (1/12/19).



Jung Woo berharap, masukan dari pelanggan untuk Mercedes-Benz O 500 RS 1836 sesuai dengan apa yang direncanakan, cocok untuk pasar di Indonesia. Menurut dia, Mercedes-Benz melalui PT. DCVI ingin berkembang bersama-sama dengan pelaku usaha dan pihak-pihak terkait dalam pembangunan transportasi di Indonesia. Pendekatan ini diharapkan bisa lebih menjawab apa yang cocok di Indonesia sehingga Mercedes-Benz bisa menjadi mitra bisnis pengusaha bus di negeri ini.

Jalur yang dilalui keempat Mercedes-Benz O 500 RS 1836 milik PO. SAN cukup menarik. Ada tanjakan dan turunan yang curam, di beberapa ruas jalan harus berjalan pelan jika berpapasan dengan kendaraan besar lain karena menyempit sementara posisi jalan berbelok menanjak maupun menurun. Tak hanya itu, rute di sepanjang Bengkulu-Manna-Kaur-Krui hingga Kota Agung memiliki tantangan. Di beberapa ruas, sisi Barat jalan adalah jurang yang berbatasan langsung dengan bibir Samudera Indonesia.



Rohidin berharap, pengusaha bus di Bengkulu bisa mulai mempersiapkan diri menyambut perkembangan infrastruktur jalan yang saat ini tengah dibangun oleh pemerintah. Ketika saatnya tiba, perusahaan bus bisa ikut bergerak mendukung mobilitas masyarakat.



“Kami memilih Mercedes-Benz karena memang Mercedes-Benz punya reputasi teknologi, kenyamanan dan fitur keselamatan yang tinggi khas Eropa. Harus di akui ketika kita berbicara bus Eropa yang punya reputasi nyaman di Indonesia pasti semua orang menyebut Mercedes-Benz,” ujar pria yang akrab disapa Sani ini.



Dalam kesempatan yang sama, Sani juga mengungkapkan, bus Mercedes-Benz O 500 RS 1836 mereka naik kelas dengan penambahan fasilitas baru. Setiap kursi dilengkapi sandaran kaki dan penumpang akan menikmati perjalanan yang lebih nyaman dengan kapal penyeberangan eksekutif. “Bus Mercedes-Benz O 500 RS 1836 menjadi penanda peningkatan pelayanan kami. Kursi eksekutif kami ubah standarnya seperti kelas eksekutif di Pulau Jawa. Pelayanan juga kami tingkatkan, pelanggan bisa mengakses tiket lebih mudah dengan aplikasi Buzz It (baca Bas it), semua bus PO. SAN sekarang juga menggunakan kapal eksekutif, dengan waktu tempuh di penyeberangan yang lebih cepat,” katanya.













