Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) Penyedia jaringan pengisian baterai kendaraan listrik, ChargePoint Holdings, Inc. di Amerika Utara dan Eropa mengumumkan akuisisi ViriCiti. Akuisisi ViriCiti, perusahaan penyedia solusi elektrifikasi untuk bus listrik dan armada komersial itu senilai €75 juta atau sekitar Rp. 1,262 triliun (kurs €1 = Rp. 16.800). ChargePoint mengakuisisi ViriCiti tunai. Demikian informasi resmi yang diliris laman ViriCiti Rabu (11/8/21).

ChargePoint Holdings, Inc yang terdaftar di bursa saham New York (NYSE: CHPT) ini, mengakuisisi ViriCiti untuk mempercepat elektrifikasi armada. “Tim ViriCiti, akun pelanggan dan teknologi akan menjadi bagian dari operasi ChargePoint,” demikian keterangan resmi kedua pihak.

Seiring dengan akuisisi, transaksi dengan ViriCiti menegaskan komitmen ChargePoint untuk elektrifikasi armada dan segmen komersial di Amerika Utara dan Eropa. Pengembangan penyedia teknologi e-mobility di Amrika Utara dan Eropa semakin terbuka lebar

Freek Dielissen CEO ViriCiti

CEO ChargePoint Pasquale Romano

Presiden dan CEO ChargePoint, Pasquale Romano, mengatakan, Masa depan armada adalah listrik. Menurut dia, mengintegrasikan solusi pengisian daya dengan banyak sistem bisnis yang sudah ada di depot saat ini sangat penting untuk menyukseskan program elektrifikasi. “Menambahkan kemampuan manajemen kendaraan ViriCiti ke portofolio armada kami memungkinkan ChargePoint memberikan lebih banyak fungsionalitas ke eBus dan operator armada komersial, sambil tetap terbuka untuk integrasi dengan sistem telematika yang ada,” katanya.

Keberadaan ViriCiti dalam ChargePoint akan meningkatkan portofolio solusi armada ChargePoint. Tidak hanya protofolio perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga layanan dengan mengintegrasikan sumber informasi untuk mengoptimalkan operasi armada listrik. Bahkan, termasuk juga untuk manajemen baterai, pemantauan stasiun pengisian daya, telematika agnostik OEM, perawatan kendaraan, dan data operasi kendaraan.

Solusi gabungan ini akan memungkinkan armada untuk mengidentifikasi rute mana yang akan dialiri listrik, memantau dan melaporkan waktu kerja. Sehingga bisa mengoptimalkan pengisian bahan bakar untuk memastikan kesiapan operasional dengan biaya rendah dan mengintegrasikan manajemen kendaraan dan stasiun pengisian daya.

Aplikasi ViriCiti

Perangkat ViriCiti

Bekerja dengan sistem pencatatan yang ada memungkinkan ChargePoint memberikan rangkaian solusi terlengkap untuk operator armada listrik. Gabungan keduanya, memastikan keberhasilan dari pembangunan infrastruktur awal hingga optimalisasi dan pertumbuhan.

“Solusi gabungan menggarisbawahi pentingnya perangkat lunak untuk pengisian EV dan akan memastikan kesiapan operasional dengan biaya rendah karena armada dari semua jenis di seluruh Amerika Utara dan Eropa terus menggemparkan,” kata Romano lagi.

CEO ViriCiti, Freek Dielissen, mengungkapkan,  misi mereka selama sembilan tahun terakhir adalah membantu operator armada. Khususnya dalam mengelola operasional kendaraan listrik mereka. Saat ini, kata dia, transportasi tanpa emisi berada pada titik kritis. “Kami senang bergabung dengan pemimpin pengisian daya EV ChargePoint, mengintegrasikan penawaran pelengkap kami dan memanfaatkan sumber daya yang ada akan memungkinkan elektrifikasi armada dengan kecepatan lebih cepat di seluruh Amerika Utara dan Eropa,” katanya.

Sementara itu, Director Advisory, Mobility Group, Frost & Sullivan, Dr. Jose Serras-Pereira, menegaskan, kebutuhan perangkat lunak yang efisien terkait kendaraan listrik sangat dibutuhkan. Menurut dia, diperlukan perangkat untuk mengumpulkan, menganalisis, dan merekomendasikan jenis kendaraan, perangkat keras pengisian daya, kebutuhan energi di lokasi, dan strategi operasional lainnya. Skalanya, kata dia, tidak pernah sebesar ini.

ChargePoint Multi Port

Chargepoint CT4000

“Perangkat lunak, analitik, dan konsultasi diharapkan menjadi komponen portofolio utama bagi setiap pelaku industri yang ingin menyediakan rangkaian layanan elektrifikasi holistik dalam pengaturan B2B dan membantu mempercepat elektrifikasi armada selama dekade berikutnya,” ujarnya

Jose berharap, dengan akuisisi ini dan portofolio solusi armada global yang menjadi tren, sudah mencakup platform pengisian daya EV yang dapat diskalakan. Terhubung dengan dengan perangkat keras, instalasi, dan layanan manajemen armada. “ChargePoint sekarang berada di posisi yang baik untuk menawarkan kepada manajer armada berbagai alat besar dan kecil yang diperlukan untuk memulai perencanaan dan melaksanakan perjalanan elektrifikasi mereka,” katanya menambahkan penjelasannya.

Didirikan pada tahun 2012, ViriCiti saat ini memiliki lebih dari 50 karyawan di Belanda dan Amerika Serikat, dan membangun pangsa pasar di Amerika Utara dan Eropa dengan sekitar 150 operator armada, 3.500 kendaraan yang terhubung, dan 2.500 port jaringan yang dikelola. Pelanggan ViriCiti termasuk operator armada dan OEM terkemuka, seperti Arriva, Berliner Verkehrsbetriebe (BVB), Chicago Transit Authority, GILLIG, Keolis, King County Metro, Metropolitan Transit Authority – MTA (New York), PicNic, San Francisco Municipal Transportation Authority dan Toronto Transit Commission. (naskah : mai/foto : viriciti.com/chargepoint.com)

Banner Content

Related Article