(Jakarta – haltebus.com) Pabrikan kendaraan transportasi umum asal Turki, Karsan, memperkenalkan Karsan Autonomous e-ATAK di Italia, menyusul Spanyol. Dalam pernyataan yang dirilis Senin (17/3/25), Karsan bersama otoritas transportasi umum Bolzano (SASA) menguji coba kendaraan otonom itu di sana.
Dalam peresmian uji coba itu, hadir Wakil Presiden Provinsi Otonom Bolzano dan Anggota Dewan Infrastruktur dan Mobilitas, Daniel Alfreider, Direktur Departemen Infrastruktur dan Mobilitas Provinsi Otonom Bolzano, Martin Vallazza, Presiden SASA, Astrid Kofler dan General manager Manajer Umum SASA, Ruggero Rossi de Mio.
“Karsan, baru-baru ini memperkenalkan kendaraan transportasi umum Level-4 pertama di dunia Autonomous e-ATAK, yang dapat bergerak tanpa pengemudi pada rute yang direncanakan, ke Madrid, ibu kota Spanyol, kini memperkenalkan teknologi transportasi tanpa pengemudi yang inovatif di Bolzano, Italia,” begitu pernyataan Karsan.
Karsan menyatakan, mereka ingin menarik perhatian banyak otoritas transportasi umum di Eropa, sebagai salah satu langkah penting yang membentuk masa depan transportasi umum otonom di benua itu. Karsan ingin memainkan peran utama transformasi infrastruktur transportasi umum dunia dengan kendaraan listrik dan otonom. Perusahaan ini menawarkan model inovatif dan teknologi perintis.
Penyelenggaraan uji coba, melibatkan mitra utama Karsan untuk kendaraan otonom, ADASTEC. Berkat teknologi ADASTEC, Karsan menghadirkan e-ATAK dan bisa memberikan evaluasi penting untuk solusi transportasi berkelanjutan dan cerdas di wilayah Bolzano. Uji coba di lintasan Safety Park, Bolzano, Karsan Autonomous e-ATAK memperkenalkan teknologi otonom dalam transportasi umum ke Italia dengan operasi riil.
Menurut Karsan, e-ATAK yang diuji coba sudah dirancang khusus untuk simulasi berkendara yang aman dan uji otomasi lanjutan. Lintasan yang dipilih menawarkan lingkungan yang ideal untuk mengamati kinerja Karsan Autonomous e-ATAK dalam berbagai skenario lalu lintas.
Selama uji coba di area tertutup, Autonomous e-ATAK beroperasi sepenuhnya secara otonom tanpa pengemudi, menunjukkan kinerja dan keamanan teknologi mengemudi otonom secara rinci. “Dilengkapi dengan kemampuan manuver yang kompeten, Autonomous e-ATAK menunjukkan kinerja tinggi dengan penanganannya yang sukses dengan melewati tikungan tajam secara stabil. Ia menerima nilai penuh dari pihak berwenang dengan kenyamanan pengoperasian yang ditawarkannya,” begitu Karsan menjelaskan.
ADASTEC melengkapi Karsan Autonomous e-ATAK dengan Advanced Sensor Package yang terdiri dari kombinasi LiDAR, Radar, Kamera RGB, GNSS dan sensor canggih. Semua komponen berkerja terintegrasi untuk menavigasi kendaraan secara tepat dalam berbagai kondisi cuaca. Kendaraan ini bisa mencapai kecepatan 40 km/jam saat beroperasi otonom, siang atau malam, mendekati halte di rute, saat proses naik dan turun penumpang, menangani persimpangan dan penyeberangan serta lampu lalu lintas tanpa pengemudi.

Karsan Autonomous e-ATAK hasil kolaborasi Karsan dan ADASTEC yang menghadirkan kendaraan otonom di segala cuaca dan juga berhasil beroperasi melewati terowongan di Norwegia.
Kasan dan ADASTEC, membuat terobosan baru di dunia dengan membawa penumpang pada rute sepanjang 5 km selama 1,5 tahun di kampus Universitas Negeri Michigan di AS. Di Stavanger, Norwegia, Autonomous e-ATAK, telah melayani penumpang yang ditilang di lalu lintas terbuka sejak 2022. Belum lama ini, juga di Norwegia, beroperasi di rute yang ada terowongan dan berhasil menjadi kendaraan otonom pertama yang melewati terowongan itu.
“Setelah AS, Norwegia, Prancis, Rumania, Finlandia, dan Turki, Karsan berencana untuk melakukan pengiriman ke Swiss, Belanda, dan Swedia pada paruh pertama tahun 2025. Dengan demikian, e-ATAK otonom terus menjadi bus otonom level-4 pertama dan satu-satunya di dunia yang mengangkut penumpang di lalu lintas terbuka dengan 11 proyek otonom di 10 titik berbeda,” demikian penegasan Karsan. (naskah : mai/foto : karsan.com)





















