(Jakarta – haltebus.com) operator bus di kota Oberhausen, Stadtwerke Oberhausen GmbH (STOAG) membeli 15 unit bus listrik VDL Citea LF-122. Pengiriman Citea terbaru itu direncanakan pada Desember 2022. Oberhausen memiliki sejarah yang Panjang untuk kendaraan listrik untuk angkutan umum. Trem pertama mereka beroperasi pada 1897.
“Dengan 15 Citeas baru dari VDL, kami memperluas electromobility kami secara signifikan. kami memiliki mitra yang telah memiliki pengalaman baik di bidang transportasi umum listrik. Kami sangat menantikan kendaraan yang dirancang baru ini,” kata Managing Director STOAG, Werner Overkamp.
Sebagai penyedia layanan transportasi, STOAG memiliki tradisi panjang di Oberhausen, kota dengan penduduk 200 ribu jiwa di Rhine-Westphalia Utara. Hari ini, angkutan umum berbasis tenaga listrik masih ditemui di jalan-jalan kota, lebih dari 125 tahun. Saat ini STOAG berkonsentrasi untuk mengubas bus angkutan umum mereka menjadi bus listrik.

New Generation Citea LF-122 diperkenalkan tahun 2021 dengan beragam pembaruan/dok. vdlbusandcoach.com
STOAG saat ini menyediakan angkutan ramah lingkungan di Oberhausen. Ada enam trem dan 131 unit bus yang beroperasi di sana. Untuk bus listrik, empat unit VDL Citea electric sudah beroperasi di jalur 979 antara Oberhausen dan Bottrop.
“Di Jerman, kami adalah salah satu pemimpin pasar di bidang transportasi umum listrik dan keahlian kami (ini) diakui secara luas. Tentu saja, anda selalu membutuhkan mitra yang memiliki visi dan ambisi untuk mempromosikan desain transportasi umum yang berkelanjutan. Fakta bahwa kami dapat memperluas kerjasama kami dengan STOAG di masa depan membuat kami benar-benar bangga,” ujar Boris Höltermann dari VDL Bus & Coach Deutschland GmbH, dalam pernyataan tertulis VDL, Rabu (16/2/22).
VDL Citea LF-122 memiliki baterai 429 kWh, cocok untuk transportasi kota dan komuter regional. Jangkauan generasi baru Citeas diperbaharui dari versi sebelumnya. Dengan baterai yang diperbaharui, Citea LF-122 (Low Floor) dapat menempuh jarak 200-300 km. vdl menyebut, Citea LF-122 bisa beroperasi di segala kondisi cuaca dengan tenaga listrik murni, tanpa pengisian ulang. Bus itu juga dilengkapi pantograf untuk fleksibilitas operasional yang lebih besar.
Generasi baru Citeas telah dijual di beberapa negara dan menyusul di sejumlah kota/ wilayah mulai tahun ini. Ada Belanda (Eindhoven), Finlandia (Kotka dan Lahti), Belgia (seluruh Flanders) dan Prancis (Bordeaux).

Kota Oberhausen memesan 15 VLD Citea LF-122, generasi terbaru Citea dengan jangkauan operasional yang lebih jauh/dok. vdlbusandcoach.com

Desain baru Next Generation VDL Citea, modern dan menawarkan pengalaman berkendara baru bersama bus listrik/dok. vdlbusandcoach.com
Pabrikan bus VDL Bus & Coach menjadi salah satu pemain terkemuka di Eropa, khususnya di bidang e-mobility. Sejak diperkenalkannya Citea SLF-120 Electric pertama di Jenewa, pada pameran UITP Mobility & City Transport tahun 2013, VDL Bus & Coach sangat fokus pada electric mobility.
Tahun 2021, VDL Bus & Coach menghadirkan generasi baru dari Citeas electric. Berdasarkan visi itu VDL, konsep bus dikembangkan yang sepenuhnya didasarkan pada penggerak listrik dan siap untuk masa depan. VDL juga memperkenalkan konstruksi dinding samping komposit inovatif. Bahan itu 15 persen lebih ringan dari dinding samping konvensional. Paket baterai terintegrasi dengan lantai juga menjadi standar.
Sedikitnya seribu unit bus dikirim ke 11 negara antara tahun 2015 dan 2021. VDL Bus & Coach memiliki pangsa pasar 14 persen di Eropa. Tercatat ada 100 juta km perjalanan yang dicapai dengan tenaga listrik pada Februari 2021. Capaian itu setara dengan penghematan lebih dari 14,7 juta kilogram emisi CO2. Di Jerman, ada lebih dari 100 bus listrik, yang bersama-sama menyumbang lebih dari 5 juta km pengalaman perjalanan dengan kendaraan listrik di transportasi umum. (naskah : mai/foto : vdlbusandcoach.com)





















