(Jakarta – haltebus.com) Bus listrik Mercedes-Benz eIntouro, yang baru diluncurkan Daimler Buses masih terus menjalani uji coba. Kali ini, Daimler Buses membawa eIntouro mereka ke Finlandia untuk pengujian musim dingin. Tuntutan perusahaan bus agar bus bertenaga listrik memiliki kemampuan yang sama seperti bus dengan mesin diesel konvensional, mendorong Daimler Buses mempersiapkan produknya agar bisa memenuhi kebutuhan pelanggannya.
“Uji coba ekstensif kami pada perilaku baterai dan sistem transmisi listrik pada suhu di bawah nol ekstrem, dan pada karakteristik penanganan kendaraan di jalan licin yang licin atau di lumpur salju tidak hanya menghasilkan temuan penting untuk optimalisasi lebih lanjut. Uji coba tersebut juga menunjukkan bahwa eIntouro bertenaga baterai beroperasi penuh bahkan dalam kondisi musim dingin,” ujar Head of Product Engineering Daimler Buses, Martin Teigeler, Rabu (5/3/25).

Mercedes-Benz eIntouro bus antar kota bertenaga listrik dari Daimler Buses yang mendekati produksi massal diuji di ekstrem dingin di Finlandia.

Setiap bus produksi Daimler Buses menjalani uji ekstensif dari iklim panas dan dingin yang ekstrem sebelum diproduksi massal.
Dalam kondisi cuaca sulit seperti dingin, es dan salju, Daimler Buses menyatakan, Mercedes-Benz eIntouro harus dapat bekerja dengan andal. Uji musim dingin dua Mercedes-Benz eIntouro yang hampir diproduksi di Rovaniemi, Finlandia, menjadi uji ketahanan yang sangat penting.
Pengujiaan dilakukan dalam kondisi iklim ekstrem : jalan bersalju dan licin, angin kencang dan suhu hingga -30° Celsius. Tim pengembangan dan pengujian menguji bus antar kota bertenaga baterai pertama dari Daimler Buses itu untuk mencari langkah pengoptimalan kemampuan lanjutan.
“Semua jenis bus baru dari Daimler Buses menjalani uji rutin yang ekstensif sebelum dimulainya produksi seri, yang mencakup uji keselamatan dan uji beban serta uji pengemudi dalam kondisi panas ekstrem dan dingin ekstrem,” begitu pernyataan Daimler Buses.
Selama perjalanan ke Finlandia, teknisi memeriksa seksama semua fungsi dan sistem dua Mercedes-Benz eIntouro. Misalnya, koordinasi drive control dan central drive module menjadi bagian yang dimonitor tim. Bagaimana koordinasi perpindahan gigi dari transmisi tiga kecepatan yang terintegrasi central drive module dipantau. Begitu juga optimalisasi manajemen pengereman, saat pemulihan energi dan motor listrik memainkan peran yang menentukan selama perjalanan.

Beragam fitur, sistem penggerak, sistem pengereman dan kinerja baterai dan software pendukung Mercedes-Benz eIntouro dimonitor selama perjalanan 3 ribu km dari Jerman-Finlandia hingga kembali ke Jerman.

Mercedes-Benz eIntouro direncanakan dirpoduksi pada 2026, melengkapi protofolio Mercedes-Benz Bus bertenaga listrik, khususnya di segmen bus antar kota.
Pada saat yang sama, Mercedes-Benz eIntouro bisa membuktikan kemampuan jarak jauhnya selama uji coba musim dingin. Teknisi uji Daimler Buses mengendarai Mercedes-Benz eIntouro sepanjang rute 3 ribu km dari Neu-Ulm ke Finlandia dan kembali lagi.
Masih ada juga fokus monitoring tim adalah pada manajemen energi, kemampuan pengisian daya, sistem penggerak listrik dan sistem rem pada suhu di bawah nol Selama perjalanan, kedua bus hanya menggunakan infrastruktur charger yang tersedia untuk umum di public charging station. Kemampuan pengisian daya baterai yang cepat memungkinkan jeda pengisian daya yang singkat dan perjalanan yang cepat.
Di Rovaniemi, tim memberi perhatian khusus pada perilaku baterai dan sistem penggerak listrik Mercedes-Benz eIntouro dalam kondisi cuaca buruk. Mereka memeriksa, karakteristik start dingin, kemampuan pengisian daya sistem tegangan tinggi pada suhu sangat rendah dan perlindungan dingin komponen penggerak, software dan interface.
“Selain itu, sistem manajemen termal dan energi juga diuji secara intensif. Selama pengujjian tim memastikan baterai dan sistem transmisi, serta kompartemen penumpang dan tempat kerja pengemudi, dijaga pada suhu yang tepat, dengan benar dan hemat energi, bahkan pada suhu rendah,” begitu penjelasan Daimler Buses.

Daimler Buses ingin memastikan Mercedes-Benz eIntouro sesuai kebutuhan pelanggan yang menginginkan kinerja bus bertenaga baterai-listrik sama dengan bus diesel konvensional.

Daimler Buses menegaskan, Mercedes-Benz eIntouro menandai masuknya produk bus Mercedes-Benz dalam mobilitas masa depan yagn ramah lingkungan di sektor bus antar kota.
Uji coba musim dingin juga meliputi uji karakteristik berkendara dan pengereman pada permukaan dengan cengkeraman yang bervariasi. Tujuannya memastikan koordinasi semua sistem yang relevan dengan keselamatan, seperti ESP dan ASR, dan sistem bantuan pengemudi.
Mercedes-Benz eIntouro berbasis bus berlantai tinggi bertenaga diesel Mercedes-Benz Intouro. Bus yang sudah diperkenalkan sebelumnya, namun dalam versi penggerak listrik baterai. Bersama Mercedes-Benz eIntouro, Daimler Buses menegaskan langkahnya beralih ke mobilitas listrik untuk kebutuhan bus rute antar kota, bus sekolah dan perjalanan jarak jauh yang lebih pendek untuk pertama kalinya.
Selain Mercedes-Benz eIntouro sepanjang 12,18 meter, tersedia juga eIntouro M sepanjang 13,09 meter. Dua varian ini memungkinkan Perusahaan bus memilih varian tempat duduk dari 50 hingga maksimum 63 kursi. Untuk pertama kalinya pula pada bus di Eropa, pembaruan software over the air dipasang di Mercedes-Benz eIntouro tanpa harus mengunjungi workshop. (naskah : mai/foto : daimlertruck.com)



















