(Jakarta – haltebus.com) Daimler Truck mengungkapkan rencana mereka membangun jaringan pengisian daya semi public terbesar di Eropa, Kamis (27/3/25). Charging network semi publik ini dirancang untuk membantu pemilik eTruck memperoleh pengisian daya yang hemat biaya dalam skala yang besar. Daimler Truck juga membuka peluang operator lokasi untuk membuka infrastruktur pengisian daya di depot mereka kepada pihak ketiga.
“Dengan konsep TruckCharge, untuk charging semi-publik, kami ingin menutup kesenjangan besar dalam infrastruktur pengisian daya untuk truk. Dengan lebih dari seribu di Eropa saja, kami memiliki prasyarat terbaik untuk segera membangun jaringan kami sendiri,” ujar Head of eMobility/H2 Business Solutions Mercedes-Benz Truck, Martin Hink.

Pemilik armada yang memanfaatkan TruckCharge bisa mendapat beragam peluang, mulai mengoptimalkan charging infrastructure di depot yang mereka miliki hingga memanfaatkan charging station di jaringan TruckCharge.

Bersama TruckCharge, Daimler Truck menawarkan ekosistem yang memungkinkan menutup kesenjangan kebutuhan charging network yang besar untuk kendaraan komersial.
Langkah Daimler Truck ini berbasis data European Automobile Manufacturers Association (ACEA) yang menyatakan, sekitar 35 ribu titik fast charging dengan output 800 kW diperlukan untuk mencapai target pengurangan CO2 UE pada tahun 2030. Saat ini terdapat kurang dari seribu titik pengisian untuk kendaraan komersial heavy duty di seluruh Eropa, yang menurut Daimler Truck juga memiliki kapasitas pengisian yang terlalu sedikit.
Daimler Truck mengembangkan konsep untuk jaringan pengisian semi-publiknya sendiri mengisi kebutuhan yang besar itu. Daimler Truck menetapkan lebih dari 3 ribu titik pengisian cepat di Eropa pada tahun 2030, menjadi yang terbesar di Eropa.
TruckCharge berperan sebagai perantara antara operator lokasi dan operator armada serta menciptakan peluang pada proses perencanaan, pemesanan, reservasi dan pembayaran. Operator lokasi yang menyediakan charging station mereka sendiri bisa memperoleh pendapatan tambahan dari charging station semi-publik. Tawaran ini memungkinkan operator memperhitungkan investasi mereka dalam charging infrastructure dengan lebih cepat.

Pola baru yang ditawarkan Daimler Truck bersama TruckCharge membantu pemilik armada menuju transisi kendaraan bebas emisi di masa depan.
Sementara untuk operator armada, yang menggunakan opsi pengisian daya, bisa memperoleh keuntungan dari keunggulan biaya dibandingkan dengan fasilitas pengisian daya publik. Ada jaringan yang lebih besar tersedia bagi operator armada dan mereka juga bisa memesan stasiun pengisian daya terlebih dahulu.
“Secara paralel, kami akan menawarkan solusi lengkap kepada pelanggan kami yang memungkinkan mereka untuk bergabung dengan jaringan. Di satu sisi, idenya adalah untuk membantu pelanggan kami membuat infrastruktur pengisian daya mereka sendiri lebih menguntungkan karena dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Di sisi lain, kami ingin menawarkan kepada operator truk listrik opsi tambahan yang menarik untuk mengisi daya kendaraan mereka,” kata Martin Hink.
Sebenarnya, Daimler Truck sudah bergabung dengan Volvo Group dan TRATON GROUP untuk usaha patungan perusahaan penyedia charging network, Milence. Bersama jaringan semi-publik TruckCharge, Daimler Truck ingin melengkapi jaringan pengisian daya publik yang sudah ada, yang dioperasikan oleh Milence atau operator lain.

Daimler Truck bündelt Angebote rund um E-Infrastruktur und Laden in Europa unter neuer Marke TruckCharge
Daimler Truck bundles e-infrastructure and charging services in Europe under new TruckCharge brand
Milence yang didirikan pada Juli 2022 telah menetapkan target untuk mendirikan dan mengoperasikan 1.700 titik pengisian daya publik berkinerja tinggi di Eropa pada tahun 2027. Sementara Daimler Truck berencana meluncurkan jaringan pengisian daya semi-publik TruckCharge pada kuartal ketiga tahun 2025.
Daimler Truck menyatakan, di bawah merek TruckCharge, mereka menyatukan semua penawaran yang ada dan yang akan datang yang berkaitan dengan e-infrastruktur dan pengisian daya truk listrik. Ada layanan konsultasi, infrastruktur dan operasional.
“Daimler Truck menawarkan kepada pelanggan paket keseluruhan yang hemat biaya mulai dari pembangkitan energi hingga pengoperasian kendaraan, sehingga mereka dapat memanfaatkan sepenuhnya potensi elektrifikasi. TruckCharge ditujukan bagi operator armada truk serta perusahaan industri dengan armada truk mereka sendiri atau yang dioperasikan secara eksternal. Karena kendaraan dari berbagai produsen umumnya digunakan, TruckCharge tersedia apa pun merek truknya,” begitu penjelasan Daimler Truck. (naskah : mai/foto : daimlertruck.com)



















