(Jakarta – haltebus.com) Musim mudik hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah tinggal dua mingu lagi. Setiap tahun, musim mudik ini identik dengan berbagai kerepotan untuk mengatur perjalanan pulang kampung bagi yang menggunakan bus sebagai alat transportasi. Mulai mencari tiket bus, hari keberangkatan, di perjalanan, hingga kembali lagi ke rumah.

Ada berbagai hal yang harus dipertimbangkan dan dipersiapkan untuk mudik dengan menggunakan transportasi bus. Berikut ini beberapa hal yang mungkin bisa anda lakukan

Sebelum berangkat pertimbangkan :

a. Pastikan anda mengetahui dan mengenali bus-bus untuk jurusan yang anda pilih, agar tidak terjebak di saat keberangkatan misalnya fasilitas busnya tidak sesuai dengan yang dijanjikan, harga tiket terlalu mahal dan lain-lain.

b. Anda bisa mencari informasi melalui internet tentang PO-PO apa yang memiliki pelayanan yang baik. Di situs jejaring sosial, belakangan juga muncul grup-grup penggemar PO tertentu yang memberikan informasi layanan

c. Pilih PO Bus yang membuka layanan penjualan tiket minimal seminggu sebelum hari keberangkatan, agar anda memiliki kepasatian dan tidak berebut bus di terminal karena sudah memiliki tiket.

d. Jika memungkinkan, berangkat dari kantor perwakilan/agen resmi/ garasi PO Bus yang anda pilih untuk menjamin keamanan dan kenyamanan anda.

e. Mengikuti program mudik gratis dari beberapa perusahaan patut dipertimbangkan untuk alasan keamanan

Saat keberangkatan perhatikan :

a. Bawalah barang secukupnya, tidak berlebihan. Barang bawaan sebaiknya yang memungkinkan anda leluasa bergerak. Ini untuk menghindari kejahatan. Pencopet kerap mencari target orang-orang yang kerepotan membawa barang.

b. Jika harus membawa banyak barang untuk sanak-saudara di kampung halaman, sebaiknya dikirimkan lewat jasa pengiriman barang.

c. Jika terpaksa harus dibawa serta saat keberangkatan, pilihkan PO Bus yang memberangkatkan armadanya dari kantor perwakilan/agen resmi/garasi agar cukup waktu anda menata barang yang sudah anda tandai di dalam bagasi bus.

d. Gunakan alas kaki yang memudahkan anda bergerak. Jangan gunakan sepatu berhak tinggi (perempuan), bersol (laki2x), atau sandal jepit.

e. Tidak menggunakan perhiasan mencolok dan pastikan barang-barang berharga yang anda bawa memang dibutuhkan selama perjalanan.

f. Pastikan anda membeli makanan-minuman ringan untuk bekal perjalanan. Kemacetan parah selama musim mudik kerap membuat jadwal makan tidak menentu.

g. Bawalah obat-obatan yang dirasa perlu untuk bekal perjalanan, mengingat perjalanan bisa menghabiskan waktu 24 jam bahkan lebih.

h. Pastikan barang bawaan anda berada di tempat yang aman, mudah dijangkau, dan terlihat di dalam bus selama perjalanan.

i. Selalu waspada di perjalanan. Jangan memakan makanan atau meminum minuman dari teman seperjalanan yang baru anda kenal, kasus pembiusan melalui makanan-minuman meningkat selama musim mudik lebaran.

j. Pastikan anda mengetahui letak dan prosedur penggunaan alat-alat keselamatan di dalam bus. Alat keselamatan antara lain : palu pemecah kaca, tabung pemadam kebakaran, pintu darurat di sisi kanan belakang bus, pintu darurat di atap bus bagian depan.

k. Pastikan bus yang anda naiki ada nomor telpon pengaduan atau nomor layanan pelanggan yang bisa dihubungi.

l. Perhatikan cara pengemudi bus menjalankan tugasnya, jika ugal-ugalan segera laporkan di nomor telpon pengaduan/layanan pelanggan.

m. Pastikan tiket bus anda tidak tertinggal atu tercecer di jalan.

o. Berdoalah sebelum anda memulai perjalanan.

Sumber : foto.detik.com (foto)

Banner Content