Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) PT. Transpitasi Jakarta (Transjakarta) menggelar pelatihan keselamatan pengemudi (pramudi). Bersama PT. Jasa Raharja, kedua perusahaan milik pemerintah ini menggelar pelatihan yang diadakan di kantor PT. Transjakarta, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (30/3/22). PT. Transjakarta berkomitmen mengurangi kecelakaan yang melibatkan armada Transjakarta, yang beberapa waktu lalu menjadi sorotan masayarakat.

“Pramudi menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Jadi, ini merupakan suatu kebahagiaan sekaligus kehormatan bagi kami di mana pramudipramudi Transjakarta bisa mengikuti pelatihan ini,” ujar Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT. Transjakarta, Achmad Izzul Waro di sela-sela pelatihan.

Dalam kegiatan itu, selain PT. Jasa Raharja, ikut serta Polda Metro Jaya dengan peserta pengemudi dari seluruh mitra PT. Transjakarta. PT. Jasa Raharja yang bergerak di jasa asuransi kecelakaan, tak hanya memberikan santunan, tetapi juga aktif mengantisipasi kecelakaan.

Pramudi diajak mempraktekkan cara mengemudi yang aman dan selamat/dok. PT. Transjakarta

Pramudi mempraktekkan hasil pembekalan pelatihan diawasi Instruktur ISDC Polri/dok. PT. Transjakarta

Instruktur dari Indonesia Safety Driving Center (IDSC) Polri menjadi pelatih dalam pelatihan itu. Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol M. Sigit Purwanto juga ikut aktif dalam kegiatan ini. IDSC adalam salah satu program edukasi Korlantas Polri untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan di jalan raya. Program yang diresmikan Kapolri Jend. Idham Aziz pada Februari 2020 lalu memiliki Pusat Pendidikan Lalu-lintas di Serpong, Tangerang Selatan.

Selain mendapatkan pembekalan teori, pramudi yang menjadi peserta pelatihan juga berlatih dengan kendaraan. Instruktur IDSC mengawasi langsung pelaksanaan praktek mengemudi di seputar pool PT. Transjakarta Cawang.

Foto bersama seluruh pihak yang mendukung pelatihan keselamatan pengemudi PT. Transjakarta/dok. PT. Transjakarta

Dalam kesempatan itu, Izzul menambahkan, selain menekan tingkat kecelakaan, kegiatan pelatihan keselamatan berkendara ini bisa membangun kedisiplinan.  Pramudi bisa memperhatikan kedisiplinan dalam berkendara. Menurut Izzul, kedisplinan bertransportasi bisa menstimulasi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

“Kami berharap dengan adanya acara ini dapat meningkatkan kewaspadaan bagi para pramudi kita yang ujungnya diharapkan bisa menekan atau meminimalisir angka kecelakaan,” imbuhnya.

Pelatihan pengemudi adalah bagian dari salah satu dari 15 langkah keselamatan di Transjakarta. Langkah keselamatan itu, terdiri dari 5 (lima) langkah untuk organisasi dan manajemen, 1 (satu) langkah untuk kelaikan bus, 7 (tujuh) langkah untuk kesiapan awak dan 2 (dua) langkah untuk pemetaan kewaspadaan dalam rute. (naskah : mai/foto : dok. PT. Transjakarta)

Banner Content

Related Article