Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) Scania mengumumkan rencana baru memperluas area demo untuk kendaraan otonom (autonomous) dan kendaraan listrik Södertälje. Area itu menjadi tempat pengujian dalam pengembangan dan penelitian kendaraan yang mereka buat, baik bus maupun truk sebelum dilepas ke pasar. “Ambisi kami adalah menjadi pemimpin dalam elektrifikasi kendaraan berat dan juga memperkuat kemampuan kami dalam kendaraan otonom dari waktu ke waktu,” ujar Head of Industrial Operations, Scania, Anders Williamsson, Jumat (18/2/22).

Rencana Scania itu menghabiskan dana sekitar SEK 975 ribu untuk pengembangan jalur pengujian dan penambahan lainnya. Sebelumnya, Scania baru mengerjakan pembangunan gedung baru untuk perakitan baterai. Semua fasilitas baru ini ada di Södertälje.

“Dibutuhkan investasi besar agar tetap berada di depan. Kami mengevaluasi dan memeriksa kemungkinan untuk membangun jalur uji yang disesuaikan untuk kendaraan masa depan untuk memenuhi permintaan kendaan otonom dan elektrik yang kami sedang siapkan dalam perjalanan (masa depan),” kata Williamsson lagi.

Scania mengalokasikan SEK 975 ribu untuk pengembangan fasilitias pengujian masa depan. Södertälje/dok. scania.com

Trek pengujian ini tak jauh dari pabrik Scania di Södertälje/ dok. scania.com

Pengumuman fasilitas baru ini tak lama dilakukan setelah TRATON Group menyatakan melanjutkan program kendaraan listrik berbasis baterai. Group usaha yang membawahi Scania, MAN, Neolpan dan Volkswagen itu menyatakan memilih mengembangkan teknologi kendaraan berbasis baterai listrik dibandingkan hydrogen fuel cell.

Scania memilih Södertälje sebagai investasi rendah serta melanyani penumpang/dok. scania.comSecara global, Scania dikenal dengan solusi transportasi penumpang dan barang. Mereka memiliki misi mendorong perubahan menuju sistem transportasi yang sustainable bersama pelanggan mereka. Pada 2020, Scania  mengirimkan 66.900 truk, 5.200 bus, serta 11 ribu sistem tenaga industri dan kelautan kepada pelanggan di berbagai negara di dunia. Scania beroperasi di lebih dari 100 negara dengan jumlah karyawan 50 ribu orang.

Södertälje. dipilih karena lokasinya srategis bagi Scamnia. (\dok. safety elevctric.

Pengembangan kendaraan listrik dan otonom dari Scnia melanjutkan rencana TRATON Group mengembangkan kendaraan listrik berbasis baterai/dok. scania.com

Swedia menjadi pusat penelitian dan pengembangan produk Scania yang mendukung kebutuhan produk untuk berbagai negara. Scania memiliki fasilitas produksi di Eropa dan Amerika Latin, serta beberapa Kawasan seperti Afrika, Asia dan Euroasia.

Jika disetujui, Scania bisa memulai proyek pengembangan fasilitas uji kendaraan pada 2022 ini. Diharapkan pembangunannya selesai pada 2026. ”Kami terus berinvestasi secara lokal di Södertälje, agar dekat dengan seluruh rantai produksi, pengembangan dan pengujian. Ini penting tak hanya  untuk Scania, tetapi juga penting untuk kelompok kendaraan di wilayah Stockholm, yang lebih besar, dan kemampuan Swedia memimpin pengembangan solusi transportasi yang berkelanjutan, ” demikian Williamsson menjelaskan. (naskah : mai/foto dok. scania.com)

Test Track Scania untuk menguji generasi terbaru truk/bus listrik Scania/dok. scania.com

Banner Content

Related Article