Banner Top

(Jakarta – haltebus.com) Scania meluncurkan Scania Interlink terbaru, Kamis (27/1/22). Bus multifungsi ini ditawarkan dengan pilihan powertrain yang lebih banyak, tetapi tetap ramah lingkungan. Scania Interlink cocok digunakan untuk bus perkotaan maupun bus komuter antar kota jarak dekat.  Scania menyebut, bus ini memiliki chassis dan bodi baru. Mereka juga menawarkan penghematan bahan bakar hingga delapan persen di luar pilihan spesifikasi andalan Scania. Mulai dari fitur keselamatan yang canggih, layanan uptime terbaru dan area pengemudi yang diperbarui secara signifikan.

“Berbagai powertrain rendah karbon juga merupakan bagian dari fleksibilitas. Kami menyediakan opsi biodiesel (FAME), HVO, biogas, dan hybrid yang secara signifikan mengurangi emisi CO2 hari ini,” kata Head of Product Management, Scania Buses & Coaches, Karolina Wennerblom.

Karakter multifungsi melekat pada Scania Interlink karena fleksibilitasnya yang tinggi. Bus Scania Interlink menawarkan banyak pilihan dalam hal panjang kendaraan dan tata letak interior, kompartemen bagasi, konfigurasi pintu, klasifikasi, powertrain, dan banyak lagi. Pilihan model baru itu termasuk bus 2-axle yang lebih panjang yang menawarkan kapasitas penumpang lebih banyak serta bus berbahan bakar gas yang lebih pendek.

Tampilan luar baru Scania Interlink Hybrid Biodiesel/HEV/dok. scania.com

Panel dashboard di kabin pengemudi Scania Interlink Hybrid Biodiesel/HEV 2-axle highfloor/dok.scania.com

Scania Interlink Hybrid Biodiesel/HEV 2-axle highfloor/dok. scania.com

Scania Interlink baru yang diklaim sangat hemat energi dengan penghematan bahan bakar yang substansial. Penghematan hingga delapan persen dihasilkan dengan peningkatan efisiensi mesin dan gearbox. Pengaturan fungsi stop/start terbaru dan cruise control berkontribusi pada pengurangan konsumsi bahan bakar.

Di sisi kenyamanan, Scania Interlink memiliki suspensi depan independen yang meningkatkan kenyamanan berkendara. Perubahan itu sekaligus meningkatkan kapasitas beban hingga 500 kg. Bus itu dirancang menjadi kendaraan yang bisa memiliki kemampuan membatasi kerusakan. Tidak hanya menghindari deformasi komponen seperti sistem kemudi, sistem aftertreatment atau baterai, yang terpenting untuk meminimalkan downtime. Dalam operasional sebuah perusahaan bus, waktu henti dan perbaikan yang mahal. Uptime lebih ditingkatkan melalui sudut depan yang mudah ditukar, peningkatan kebersihan, dan paling tidak melalui compatibility kendaraan dengan Scania Flexible Maintenance berbasis data proaktif dan real-time.

Eksterior baru Scania Interlink memiliki tampilan terbaru dengan jendela samping yang lebih besar. Lampu depan Bi-LED/Bi-Halogen, lampu samping dan lampu belakang juga didesain lebih baru. Pintu geser elektrik memiliki kinerja tinggi dan perawatan rendah.

Material yang digunakan dalam interior bus juga mengurangi kebisingan. Begitu pula dengan pengatur suhu ruangan yang meminimalkan konsumsi energi. Interior baru pun diklaim membantu pemiliki armada dalam hal daya tarik penumpang. “Scania Interlink baru pasti akan menarik bagi operator dengan permintaan tinggi. Bahwa ini adalah pilihan yang berkelanjutan hanya menambah pengalaman,” Wennerblom menambahkan.

Kabin pengemudi Scania Interlink Hybrid Biodiesel/HEV 2-axle highfloor yang lapang, memudahkan pengemudi melepas pandangan/dok. scania.com

Interior Scania Interlink Hybrid Biodiesel/HEV 2-axle highfloor/dok. scania.com

Sementara itu, di kabin pengemudi, Scania Interlink mengedepankan lingkungan kerja pengemudi yang nyaman. Area pengemudi memiliki ergonomi dan jangkauan panel yang lebih baik, pengatur suhu bus juga diperhatikan serta tak ketinggalan ada fitur keselamatan.

Visibilitas saat bus bermanuver dan radius putar yang bagus, menurut Scania, menambah kemampuan berkendara yang luar biasa. Advance Driving Assist System (ADAS), sistem pendukung pengemudi tingkat lanjut memudahkan pengemudi mengendalikan bus dengan baik. Pada sistem ini, Scania menyebut ada peningkatan kemampuan handling, steeringdan pengereman yang sangat membantu pengemudi.

Sistem pendukung pengemudi tingkat advance itu, bersama dengan Scania Zone memastikan kepatuhan pengemudi terhadap peraturan kecepatan. Fitur pada Scania Zone bekerja di sekitar sekolah dan tempat lain yang ditentukan, membantu meminimalkan kecelakaan. Peningkatan keselamatan sendiri, menurut Scania, “Juga menghindari biaya yang tidak perlu.” (naskah : mai/foto : scania.com)

Banner Content

Related Article